Rabu, 30 Januari 2013

PENYULUHAN PERTANIAN (SKKD) SMKN 1 SUKATANI

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI SUKATANI PURWAKARTA
BIDANG STUDI KEAHLIAN          :    AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI
PROGRAM STUDI KEAHLIAN      :    PENYULUHAN PERTANIAN
KOMPETENSI KEAHLIAN            :    PENYULUHAN PERTANIAN (116)
DASAR KOMPETENSI KEJURUAN
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.  Mengidentifikasi peran penyuluhan pertanian dalam pembangunan Indonesia
1.1   Menjelaskan sejarah penyuluhan pertanian di Indonesia
1.2   Menjelaskan peran penyuluhan dalam pembangunan pertanian.
2.  Memahami isi UURI No. 16 tahun 2006 tentang Sistem penyuluhan Pertanian dan Kehutanan
2.1   Memahami latar belakang terbitnya UURI No. 16 tahun 2006
2.2   Memahami isi UURI NO 16 tahun 2006.
3.  Mengkatagorikan masyarakat tani dan pedesaan
3.1   Menjelaskan struktur masyarakat pedesaan
3.2   Mengidentifikasi karakteristik masyarakat tani
3.3   Menunjukkan perubahan sosial masyarakat tani dan pedesaan
3.4   Menyatakan tingkat adopsi inovasi pertanian.dari masyarakat.
4.  Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
4.1   Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
4.2   Melaksanakan prosedur K3
4.3   Menerapkan konsep lingkungan hidup
4.4   Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

KOMPETENSI KEJURUAN PENYULUHAN PERTANIAN


SKKD KOMPETENSI KEJURUAN PENYULUHAN PERTANIAN
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.  Menganalisis hakekat penyuluhan
1.1   Menjelaskan pengertian penyuluhan pertanian
1.2   Menjelaskan tujuan penyuluhan pertanian
1.3   Menjelaskan falsafah penyuluhan
1.4   Menjelaskan azas, fungsi, dan sasaran penyuluhan pertanian
1.5    Membedakan pendidikan, penyuluhan dan penerangan.
2.  Menghayati diri sebagai penyuluh
2.1   Menjelaskan karakteristik seorang penyuluh
2.2   Menjelaskan karakteristik penyampaian informasi
2.3   Menampilkan perilaku sebagi penyuluh.
3.   Mengoperasikan peralatan mekanisasi pertanian
3.1   Mendemonstrasikan hand traktor untuk pengolahan tanah
3.2   Mendemonstrasikan farm traktor untuk pengolahan tanah
3.3   Mendemonstrasikan peralatan hand sprayer untuk pemeliharaan tanaman
3.4   Mendemonstrasikan peralatan irigasi
3.5   Mendemonstrasikan peralatan pasca panen hasil pertanian.
4.  Mengelola bisnis tanaman pangan
4.1   Menjelaskan dasar budidaya tanaman pangan
4.2   Merencanakan bisnis tanaman pangan
4.3   Melaksanakan bisnis tanaman pangan
4.4   Menganalisis bisnis tanaman pangan.
5.  Mengelola bisnis tanaman hortikultura
5.1   Menjelaskan dasar budidaya tanaman hortikultura
5.2   Merencanakan bisnis tanaman hortikultura
5.3   Melaksanakan bisnis tanaman hortikultura
5.4   Menganalisis bisnis tanaman hortikultura.
6.  Mengelola bisnis tanaman perkebunan
6.1   Menjelaskan dasar budidaya tanaman perkebunan
6.2   Merencanakan bisnis tanaman perkebunan
6.3   Melaksanakan bisnis tanaman perkebunan
6.4   Menganalisis bisnis tanaman perkebunan.
7.  Mengelola bisnis peternakan
7.1   Menjelaskan dasar budidaya ternak
7.2 Merencanakan bisnis peternakan
7.3 Melaksanakan bisnis peternakan
7.4 Menganalisis bisnis peternakan.
8.  Mengelola bisnis perikanan
8.1   Menjelaskan dasar budidaya ikan
8.2   Merencanakan bisnis perikanan
8.3   Melaksanakan bisnis perikanan
8.4   Menganalisis bisnis perikanan.
9.  Menguraikan sistem pengelolaan hutan dan kawasan hutan
9.1   Menjelaskan hutan, kawasan hutan, dan hasil hutan
9.2   Menjelaskan system pengelolaan hutan produksi
9.3   Menjelaskan system pengelolaan hutan bersama masyarakat.
10.  Mendirikan kelembagaan petani
10.1   Menjelaskan organisasi dan administrasi
10.2   Membuat kelompok usaha bersama para petani
10.3   Mengelola koperasi petani.
11.  Mempersiapkan bahan penyuluhan pertanian
11.1   Menjelaskan berbagai macam bahan penyuluhan pertanian
11.2   Menjelaskan kaidah pembuatan folder, transparansi, dan slide
11.3   Membuat folder, transparansi, dan slide transparansi.
12.  Menentukan metode penyuluhan
12.1   Menjelaskan berbagai macam metode penyuluhan
12.2   Menggolongkan metode penyuluhan pertanian
12.3   Memilih metode penyuluhan pertanian.
13.  Mengoperasikan alat bantu penyuluhan

13.1   Menjelaskan berbagai macam alat bantu penyuluhan

13.2   Mengoperasikan overhead projector

13.3   Mengoperasikan slide projector

13.4   Mengoperasikan komputer.

14.  Menyusun program penyuluhan
14.1   Mengidentifikasi kebutuhan materi kelompok sasaran penyuluhan
14.2   Merancang kebutuhan materi kelompok sasaran penyuluhan
14.3   Menentukan acara, tempat, dan waktu penyuluhan.
15.  Mengakses sumber informasi
15.1   Mengidentifikasi sumber informasi dalam penyuluhan pertanian
15.2   Menunjukan cara memperoleh informasi pertanian
15.3   Menunjukan pedoman penyelenggaraan siaran pedesaan.
16.  Melaksanakan penyuluhan
16.1   Mengidentifikasi karakteristik audien (bahasa, adat istiadat, dan budaya mastarakat setempat)
16.2   Menunjukan teknik bertanya, menjawab, dan mendengarkan
16.3   Melaksanakan/ menyampaikan materi penyuluhan
16.4   Memotivasi audien/ masyarakat tani tersuluh.
17.  Mengevaluasi hasil penyuluhan
17.1   Menjelaskan umpan balik penyuluhan
17.2   Mengevaluasi kegiatan penyuluhan
18.  Mengembangkan bahan penyuluhan
18.1   Menjelaskan bahan penyuluhan dengan komputerisasi
18.2   Membuat power point bahan penyuluhan pertanian
18.3   Membuat VCD bahan penyuluhan pertanian.

Selasa, 29 Januari 2013

UJIAN NASIONAL (UN) SMK 2013 DI UJUNG MATA

Setiap akhir tahun pendidikan terutama untuk siswa-siswa SMK telah di hadapkan dengan berbagai kegiatan dan persiapan yang menguras berbagai sektor dan penyelenggaran pendidikan menengah kejuruan. Kurikulum di Indonesia khususnya di wilayah jawa barat, sejalah dengan adanya perubahan kurikulum dan pemangkasan mata pelajaran atau standar kompeteni dan kompetensi keahlian memang sangat membebankan bagi siswa. Di satu satu sisi siswa SMK di didik mulai dari Aspek : Sikap (afektif), pengetahuan (kognitif) dan keterampilan (psikomotor). Juga di tambah lagi dengan pendidikan karakter yang sudah terimasuk di dalamnya pendidikan sikap (perilaku).
Kebutuhan akan pendidikan (need education) bagi masyarakat sekarang ini sudah menjadi kebutuhan yang utama dan pertama sebagai modal bekal untuk kehidupan dan kesejahteraan. Walaupun pada kenyataannya masih banyak yang belum tersentuh baik oleh pemerintah maupun masyarakat yang peduli dengan pendidikan. Berdasarkan tuntutan undang-undang bahwa: Pendidikan adalah tanggung jawab bersama keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Realisasi dari undang undang tersebut sudah bnayak di laksanakan, namun belum ada pemerataan yang berkeadilan. Terutama bagi maysarakat yan kurang mampu masuk sekolah itu menjadi beban berat, bukan lagi kebutuhan yang seharusnya terpenuihio.
Program Pemerintah baik dari pusat maupun daerah sudah meluncurkan kebijakan dengan pendidikan dasar 9 tahun, dan tahun sekarang akan dilanjutkan ke level lebih tinggi dengan program dikdas 12 tahun yang artinya sampai tingkat SLTA.
Dengan program dikdas 12 tahun bukan berarti pendidikan semuanya gratis, tapi memang harus ada shearing  karena sesuai undang-undang peran keluarga juga sangat menentukan arah pendidikan yang di embannya. Pemerataan pelayanan pendidikan di kita masih belum mencapai harapan, pelayanan minimal yang diselenggarakan penyelenggara pendidikan baik negeri maupun swasta masih belum maksimal.
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan Bidang Studi Keahlian yang beragam dan program keahlian yang disesuaikan dengan kondisi daerah penyelenggara dalam rangka mengangkat dan menggali potensi-potensi yang ada di tiap daerah sebagai kekuatan dalam mengembangkan dan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan yang di barengi oleh kepedulian dan sinkronisasi dengan steak holder yang sesuai, antara dunia usaha dan dunia Industri sebagai link untuk pengembangan berikutnya.
Ujian Nasional 2012/2013 untuk SMK sudah di depan mata, maka perlu di siapkan program-program teknis yang perlu di informasikan kepada siswa SMK, antara lain :
1. Jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh siswa kelas XII
2. Efektivitas Kegiatan Belajar mengajar
3. Verifikasi nilai mulai semester I sampai semester V 
4. Periapan Ujian Sekolah (Teori dan Praktek)
5. Persiapan Ujian Nasional (Uji Kompetensi Kejuruan Teori dan Praktek)
6. UN Final

Sekolah Penyelenggara harus mempersiapkan :


Info lebih lanjut atau saran dan pesan bahkan tulisan kirim ke:
email : smkn.sukatani@yahoo.com dan smk_pwk@yahoo.co.id

Minggu, 27 Januari 2013

SKKD TEKNOLOGI PENGELASAN

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN



 SMK NEGERI 1 SUKATANI PURWAKARTA

JURUSAN TPMI (SKKD)


DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 SUKATANI PURWAKARTA

BIDANG STUDI KEAHLIAN         :   TEKNOLOGI DAN REKAYASA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN    :   TEKNIK MESIN
KOMPETENSI KEAHLIAN           :  1. TEKNIK PEMELIHARAAN MEKANIK INDUSTRI (019)
 

Jumat, 25 Januari 2013

SKKD MEKANISASI PERTANIAN


SMK NEGERI 1 SUKATANI
DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG STUDI KEAHLIAN       :    AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI
PROGRAM STUDI KEAHLIAN  :    MEKANISASI PERTANIAN
KOMPETENSI KEAHLIAN         :    MEKANISASI PERTANIAN (113)
  A.  DASAR KOMPETENSI KEJURUAN
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.  Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
1.1   Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
1.2   Melaksanakan prosedur K3
1.3   Menerapkan konsep lingkungan hidup
1.4   Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.
2.  Mengambar teknik
2.1   Menjelaskan prinsip gambar teknik
2.2   Mengidentifikasi peralatan gambar teknik
2.3   Menggunakan peralatan gambar teknik
2.4   Merawat peralatan gambar teknik.
3.  Memahami sistem penyaluran tenaga
3.1   Menjelaskan sistem penyaluran tenaga dengan sabuk
3.2   Menjelaskan komponen roda gigi.
3.3   Menjelaskan komponen kopling
3.4   Menjelaskan komponen power take off.
4.  Menganalisis sifat-sifat fisik tanah
4.1   Mengidentifikasi tekstur tanah
4.2   Mengidentifikasi struktur tanah
4.3   Mengidentifikasi partikel densitas tanah
4.4   Mengidentifikasi porositas dan permeabilitas
4.5   Mengidentifikasi konsistensi tanah
4.6   Mengidentifikasi temperatur tanah.
5.  Mendeskripsikan bahan yang digunakan pada alat mesin pertanian
5.1   Mendeskripsikan bahan logam
5.2   Mendeskripsikan bahan non logam
6.  Melaksanakan kerjasama dengan kelompok dan pelanggan
6.1   Malakukan tugas dalam kelompok
6.2   Memberikan bantuan kepada kelompok dan pengguna
6.3   Melaksanakan komunikasi di tempat kerja
6.4   Memahami peraturan dan perundangan di dalam dunia kerja.

SKKD KRIA KERAMIK SMKN 1 SUKATANI


SMK NEGERI 1 SUKATANI PURWAKARTA
DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG STUDI KEAHLIAN       :    SENI, KERAJINAN, DAN PARIWISATA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN  :    DESAIN DAN PRODUKSI KRIA
KOMPETENSI KEAHLIAN         :    1. KRIA KERAMIK (088)

SKKD USAHA PERJALANAN WISATA (PARIWISATA)

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN
SMK NEGERI 1 SUKATANI PURWAKARTA

BIDANG STUDI KEAHLIAN       : SENI, KERAJINAN DAN PARIWISATA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN  : PARIWISATA
KOMPETENSI KEAHLIAN         : 1.  USAHA PERJALANAN WISATA (097)
A.   DASAR KOMPETENSI KEJURUAN
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.  Melaksanakan kerjasama dengan kolega dan pelanggan
1.1   Melaksanakan komunikasi di tempat kerja
1.2   Memberikan bantuan kepada kolega dan  pelanggan
1.3   Menjaga standar penampilan diri
1.4   Bekerjasama dalam satu tim.
2.  Melaksanakan pekerjaan dalam lingkungan sosial yang berbeda
2.1   Melaksanakan komunikasi dengan kolega dan pelanggan dari latar belakang yang berbeda
2.2   Menangani kesalahpahaman antar budaya.
3.  Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
3.1   Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
3.2   Melaksanakan prosedur K3
3.3   Menerapkan konsep lingkungan hidup
3.4   Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.
4.  Menangani konflik konsumen
4.1   Mengidentifikasi situasi konflik
4.2   Memberikan solusi/pemecahan situasi konflik
4.3   Menanggapi keluhan konsumen.
5.  Memutakhirkan informasi industri pariwisata
5.1   Mengidentifikasi informasi tentang industri pariwisata
5.2   Memutakhirkan pengetahuan industri pariwisata.